
RIWARA.id - Harga emas dunia melemah di tengah penguatan dolar AS dan tekanan suku bunga tinggi. Emas Antam dan Pegadaian ikut terkoreksi.
Harga emas hari ini, Senin 24 Maret 2026, tercatat mengalami penurunan seiring tekanan dari penguatan dolar Amerika Serikat dan meningkatnya ekspektasi suku bunga global.
Berdasarkan data perdagangan pagi, harga emas spot dunia berada di level US$4.443,78 per ons, turun sekitar 45,1 poin. Sementara itu, harga emas per gram tercatat US$142,87, melemah 1,45 poin.
Dalam rupiah, harga emas berada di kisaran Rp2.410.084 per gram, turun sekitar Rp39.266 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Emas Turun di Tengah Tekanan Global
Penurunan harga emas terjadi di tengah dinamika pasar global yang masih dipenuhi ketidakpastian. Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menekan harga logam mulia tersebut.
Selain itu, ekspektasi bahwa bank sentral global akan mempertahankan suku bunga tinggi juga mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil.
Dalam kondisi seperti ini, investor cenderung:
Beralih ke dolar AS
Mencari instrumen dengan yield lebih tinggi
Mengurangi kepemilikan emas
Harga Emas Dunia Hari Ini
Berikut rincian harga emas global:
US$4.443,78 per ons
US$142,87 per gram
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar berada di level sekitar Rp16.972 per dolar AS, yang turut memengaruhi harga domestik.
Harga Emas di Indonesia
Harga emas dalam negeri ikut terkoreksi:
Rp2.410.084 per gram
Rp75,4 juta per ons
Penurunan ini sejalan dengan tren global, meskipun pelemahan rupiah sedikit menahan laju penurunan.
Harga Emas Antam dan Pegadaian
Harga emas batangan di dalam negeri juga menunjukkan penurunan.
Antam
1 gram: Rp2.993.000
10 gram: Rp28.930.000
100 gram: Rp278.512.000
Pegadaian
1 gram: Rp2.849.000
10 gram: Rp27.864.000
100 gram: Rp276.781.000
Sementara itu, harga buyback emas Antam berada di level Rp2.693.700 per gram.
Kenapa Harga Emas Turun?
Beberapa faktor utama yang memengaruhi harga emas hari ini:
1. Penguatan dolar AS
Dolar yang lebih kuat membuat emas lebih mahal bagi investor global.
2. Suku bunga tinggi
Instrumen berbunga menjadi lebih menarik dibanding emas.
3. Ketidakpastian global
Meski biasanya mendukung emas, dalam jangka pendek justru memicu aksi jual untuk likuiditas.
Prospek Harga Emas
Dalam jangka pendek, harga emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif mengikuti:
Kebijakan suku bunga global
Pergerakan dolar AS
Situasi geopolitik dunia
Namun dalam jangka menengah, emas masih berpotensi menguat jika tekanan inflasi dan ketidakpastian global berlanjut.
Penurunan harga emas hari ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase penyesuaian. Meski terkoreksi, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diperhatikan di tengah ketidakpastian global.
Bagi investor, pergerakan ini bisa menjadi sinyal penting—apakah sebagai peringatan risiko atau justru peluang untuk masuk di harga lebih rendah.*
Inung R Sulistyo






Harga emas hari ini 24 Maret 2025 turun ke Rp2,41 juta per gram. Simak update lengkap harga emas dunia, Antam, dan Pegadaian serta penyebabnya.